FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN MODEL SOFTWARE AS A SERVICE, TERHADAP SISTEM SALES FORCE AUTOMATION PADA PERUSAHAAN FARMASI INDONESIA

Huda Nurul Laily

Abstract


Software as a Service (SaaS) merupakan salah satu model bisnis dari cloud computing yang
menyediakan aplikasi berbasis internet bagi penggunanya. Pemanfaatan model SaaS antara
lain pada aplikasi Sales Force Automation (SFA), yang banyak digunakan oleh perusahaan
untuk membantu meningkatkan penjualan / pelayanan, salah satunya pada perusahaan
farmasi. Namun penerimaan sistem SFA dengan model SaaS pada perusahaan farmasi di
Indonesia tidak terlalu menggembirakan. Dengan demikian diteliti mengenai faktor-faktor
yang mempengaruhi penerimaan sistem SFA dengan model SaaS pada perusahaan farmasi
di Indonesia, dengan menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Variabel yang
diteliti adalah Persepsi Kegunaan / Manfaat (Perception of Usefulness), Persepsi Mudah
dalam Menggunakan (Perception of Ease to Use), Persepsi Resiko (Perception of Risk),
Persepsi Harga (Perception of Price), Mengenal / Mengetahui (Visibility), dan Pengaruh
Lingkungan Sosial (Social Influence) terhadap Sikap untuk Menggunakan Sistem SFA
dengan Model SaaS (Attitude Towards Using SFA with SaaS Model). Penelitian mengambil
sampel dari para pengambil keputusan perusahaan farmasi yang ada di Jabodetabek dan
Bandung, dengan jumlah kuesioner valid adalah 50 responden. Hasil penelitian dengan
regresi berganda didapat bahwa faktor yang berpengaruh secara signifikan adalah faktor
Persepsi Harga dan faktor Pengaruh Lingkungan Sosial, dengan masing-masing nilai
pengujian Coefficients p-value Signifikan sebesar 0.001 dan 0. Hasil pengujian juga
menyatakan bahwa faktor lain yang diteliti tidak berpengaruh secara signifikan dalam sikap
untuk menggunakan sistem SFA dengan model SaaS.

Full Text:

Full Paper

Download File : 14877-41776-1-PB.pdf aneka ragam manfaat dan khasiat sejuta manfaat artikel unik sejarah kerajaan