ANALISIS NILAI HARGA SAHAM PERDANA PT. BANK DKI

Diana Mardiana

Abstract



Membaiknya berbagai indikator ekonomi makro dan mikro serta kebijakan dari Bank
Indonesia menurunkan tingkat suku bunga SBI dengan positifnya pertumbuhan ekonomi
memberikan harapan tumbuhnya sektor riil. Hal ini tentu memberikan peluang yang sangat
besar untuk melakukan ekspansi kredit. PT. Bank DKI turut serta dalam persaingan tersebut.
Ekspansi kredit yang berjangka waktu panjang harus pula ditunjang dengan sumber dana
jangka panjang. Untuk itulah Bank DKI merencanakan peningkatan modal melalui
penerbitan saham perdana kepada masyarakat (Initial Public Offering). Proses analisis data
pada penerbitan saham perdana PT. Bank DKI ini menggunakan metode Two Stage Free
Cash Flow To Equity dan metode Relative Valuation. Dengan melakukan Forecasting
keuangan selama 5 tahun ke depan (tahun 2007 – 2011). Dari proyeksi tersebut didapat
estimasi nilai perusahaan (value of the firm) yang merupakan present value dari aliran kas
bebas yang dihasilkan dimasa yang akan datang. Dari hasil analisis tersebut diperoleh harga
per lembar saham PT. Bank DKI Rp. 912,- dengan rentang atas sampai dengan Rp. 1.537,-
Bila diasumsikan jumlah lembar saham yang diterbitkan sebesar 30% dari jumlah saham
milik Pemerintah Propinsi DKI Jakarta dan harga saham di asumsikan Rp. 912,- maka akan
diperoleh tambahan dana segar dari masyarakat sebesar Rp. 605.112.364.800,- yang akan
dipergunakan untuk memperkuat struktur permodalan PT. Bank DKI.
Kata Kunci : IPO, Free Cash Flow To Equity, Relative Valuation, Present Value, Value of
Firm.

Full Text:

Full Paper

Download File : 15771-44370-1-PB.pdf aneka ragam manfaat dan khasiat sejuta manfaat artikel unik sejarah kerajaan